13 Pengcab Tetap Pilih Eprianto, Pimpin DPD Perbasi Jabar 2026-2030

Arief NK

26/04/2026

EPRIANTO (paling kanan) dan Raden Iman Firmansyah (paling kiri) diapit Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi dan Caretaker, Andi Hirawan. (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)
EPRIANTO (paling kanan) dan Raden Iman Firmansyah (paling kiri) diapit Sekjen DPP Perbasi Nirmala Dewi dan Caretaker, Andi Hirawan. (Foto: Arief K/G-SPORTS.ID)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – 13 dari 25 Kota dan Kabupaten tetap berpihak dan memilih Eprianto Kasmuri untuk memimpin DPD Perbasi Jawa Barat periode 2026-2030.

Mereka memilih Eprianto dalam proses akhir Musda Ulang DPD Perbasi Jawa Barat yang dilaksanakan di Aula Lantai III Gedung KONI Jawa Barat, Sabtu (25/4/2026).

Musda Ulang merupakan solusi terakhir untuk menghentikan ‘konflik kepentingan’ yang berkelanjutan di tubuh induk tertinggi cabang olahraga basket di Jawa Barat.

Selain itu, Musda Ulang dijalankan untuk memenuhi desakan pendukung bakal calon Raden Iman Firmansyah karena tidak puas atas hasil Musdalub sebelumnya yang diselenggarakan di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), 14 April 2026.

Pada saat itu, kubu Raden Iman Firmansyah melakukan walk out. Sementara Musdalub tetap harus dilangsungkan. Sesuai tata tertib yang disepakati, maka dilakukanlah agenda terakhir yaitu pemilihan calon ketua umum DPD Perbasi Jawa Barat periode 2026 – 2030.

Karena tidak ada calon lain menyusul Iman Firmansyah pun ikut walk out maka calon satu – satunya yaitu Eprianto secara aklamasi dipilih oleh 14 Pengurus Cabang (Pengcab).

Dari situlah konflik di tubuh induk olahraga basket Jawa Barat tersebut mulai terjadi. Kubu Iman Firmansyah pun tidak mau mengakui atas hasil pemilihan tersebut. Serentak, mereka berkirim surat kepada DPP Perbasi dan KONI Jawa Barat.

KONI Jawa Barat tidak mau ikut campur dan menyerahkan langsung permasalahannya kepada DPP Perbasi.

Lalu, DPP menerbitkan Surat Keputusan (SK) bernomor 158/DPP/IV/2026 tentang Penunjukkan Caretaker dan Musda Ulang Perbasi Jawa Barat. Andi Hirawan ditunjuk sebagai caretaker yang tugasnya melaksanakan Musda Ulang.

Sesuai SK tersebut mau tak mau semua harus patuh untuk melaksanakan Musda Ulang. Musda Ulang itu sendiri berlangsung mencekam. Sejak Sabtu pagi hingga sore seputaran Gedung KONI Jawa Barat mendapat pengawalan aparat kepolisian.

Damai dan Fair
Sesuai amanat SK DPP, Musda Ulang dilaksanakan tepat pukul 09:00 WIB. Secara resmi Musda Ulang Perbasi Jawa Barat dengan agenda pemilihan ketua periode 2026-2030 dibuka langsung Sekjen DPP Perbasi, Nirmala Dewi.

Sementara Andi Hirawan bertindak sebagai pimpinan sidang dari awal hingga akhir. Musda pun akhirnya berjalan damai dan fair. Sempat alot beberapa kali karena kedua calon terus bernegosiasi.

Menariknya, prosesi pemilihan calon ketua tidak dilakukan secara voting tetapi pimpinan sudang melakukannya dengan cara pemanggilan pengurus Kota/Kabupaten satu per satu untuk menyebutkan nama jagoan yang didukungnya.

Proses ini berlangsung tidak lama. Pemenang dari Musda itu pun langsung terlihat dimana Eprianto mendapakan 13 suara dan Raden Iman Firmansyah hanya meraih 12 suara. Sebetulnya, Eprianto genap meraih 14 suara namun Kota Depok tidak hadir dan menyatakan netral.

Baik Eprianto maupun Raden Iman Firmansyah akhirnya saling berangkulan setelah penghitungan suara dinyatakan sah. Musda Ulang yang berjalan damai dan fair itu akhirnya ditutup oleh ketua terpilih.

Damai dan fair di Musda Ulang DPD Perbasi Jabar memang sesuai harapan Sekjen DPP Nirmala Dewi. Ia menegaskan, Eprianto maupun Raden Iman Firmansyah adalah kelurga di dunia basket nasional.

“Keduanya orang – orang luar biasa dan putra terbaik dari Jawa Barat dan sahabat saya tidak meragukan buat saya. Siapa pun itu yang memimpin dan siapa pun yang tidak terpilih mereka tetap keluarga basket,” katanya kepada media menegaskan.

Yang pasti, kata dia, Perbasi Jawa Barat tidak salah dalam memilih pemimpinnya. Jadi, katanya menambahkan, siapa yang terpilih karena itulah yang memikiki komitmen untuk memaujukan basket di Jawa Barat.

“Ide bagusnya, ada kolaborasi di basket Jawa Barat. Sebelah kanan atau sebelah kiri harapan saya dua – duanya bisa saling kolaborasi ke depannya, ” kata Nirmala Dewi berpesan.

Disisi lain Eprianto menegaskan, bukan soal menang atau kalah dalam Musda Ulang tersebut. Tetapi, katanya, tetap Jawa Barat.

“Artinya hari ini Musda bukan antara kalah dan menang, tapi Musda kali ini adalah Jawa Barat berarti akan jauh lebih maju dan jauh lebih melangkah ke depan. Itu yang saya sampaikan,” ujarnya membeberkan.

Secara prinsip, Eprianto mengaku bersyukur karena ada keinginan untuk memajukan basket di Jawa Barat bersama – sama.

“Artinya lagi, memang di Jabar ini basket ingin maju, makanya menampilkan dua sosok yang memang sangat-sangat cinta dengan bola basket. Pak Iman Firmansyah juga orang yang memang cinta dan juga punya dedikasi terhadap bola basket. Termasuk saya sendiri juga, saya juga sangat cinta dan juga mendedikasikan sebagian hidup untuk bola basket,” ujarnya menambahkan.

Tugas paling dekat ketua terpiluh segera menyusun kepengurusan 2026-2030. Dalam menyusun kepengurusannya, Epri akan dibantu Kota Cirebon dan Kota Sukabumi.

“Yang pasti, formula lama yang sudah pernah kita ajukan akan kita coba formula ulang dikarenakan kami juga sudah berkomitmen dan kita juga bersepakat bahwa kepengurusan nanti akan dikolaborasikan dari dua pendukung. Artinya tidak hanya dari pendukungnya saya, tapi juga dari pendukung Pak Raden Iman,” katanya memungkasi.***

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy