Tim Gulat Jabar PON XXI Tiba di Indonesia, Usai Jalani TC di Korsel

Administrator

28/08/2024

PELATIH tim gulat Jabar, Cho Yong Bae tengah membanfu atlet putri andalan Jabar di kelas 65 kg, sebelum melakukan latihan pasca kepulangannya dari Korea Selatan di Gedung Gulat Kp;ek Pjajaran, Selasa (27/2024) (Foto: Arief K/g-sports.id)
PELATIH tim gulat Jabar, Cho Yong Bae tengah membanfu atlet putri andalan Jabar di kelas 65 kg, sebelum melakukan latihan pasca kepulangannya dari Korea Selatan di Gedung Gulat Kp;ek Pajajaran, Selasa (27/2024) (Foto: Arief K/g-sports.id)

BANDUNG, G-SPORTS.ID – Tim Gulat Jawa Barat tiba kembali di Bandung sesuai jadwal setelah selama 1,5 bulan mereka diterpa Latihan super keras di Korea Selatan (Korsel). Rombongan tiba di Bandung pada Senin malam 26 Agustus 2024 dan langsung memasuki base camp-nya di Gedung Gulat di Komplek Olahraga Pajajaran.

Kondisi para atlet sendiri tidak menggembirakan. Nampak beberapa atlet dalam kondisi kelelahan setelah menempuh penerbangan Korea – Indonesia. Bahkan, ada yang harus melakukan pemulihan.

Karena itu, program pertama di Bandung melakukan medical check up melalui psioterafi. Sebab, kata pelatih, Cho Yong Bae, psioterafi terpaksa dilakukan di Bandung lantaran di Korsel fasilitasnya tidak lengkap dan tidak cukup waktu untuk melakukannya.

“Psioterafi kita lakukan setelah pulang dari Korsel, kami tidak bisa melakukan itu di Korea karena selain fasilitas yang kurang memadai, waktu untuk psioterafi tidak cukup dikarenakan jadwal yang padat latihan, pagi siang dan sore. Bisa saja kami melakukan psioterafi tapi tidak selengkap Indonesia,” kata Cho Yong Bae menjelaskan.

Cho Yong Bae memaparkan, selama hampir sebulan penuh, seluruh atlet Gulat Jabar diterpa latihan keras. Bentuk latihan yang tidak dapat dilakukan di Bandung, katanya, bersyukur dapat terpenuhi selama berada di Korsel.

“Bedanya, program selama di Korsel kita lebih banyak kepada sparing parter, karena memang dan secara garis besar training camp sparing partner di Korsel lebih diperbanyak dan itu terpenuhi,” ujarnya menam

Tidak main-main, sparing partner yang dijalani Kharisma Tantri Herlina dan kawan – kawan dilakukan setiap hari dengan lawan yang jauh tingkatan pengalaman dan kualitasnya.

“Selama di Korea kita berlatih dan sparing dilakukan setiap hari. Selain sparing kita juga mengasah teknik, dan yang mengajarkanya pun bukan pelatih biasa-biasa, tetapi para legend gulat disana, seperti pelatih pelatih yang pernah juara di Olimpiade, dimana para senior banyak mengajarkan kepada atlet Jabar,” kata Cho Yong Bae mengungkapkan.

Tim Gulat Jabar yang ditargetkan dapat meraih 4 medali emas di PON XXI/2024, nanti, memiliki Waktu selama tiga pekan sebelum mereka tampil pada 16 September, mendatang. Waktu tiga pekan tersebut, tak akan disia-siakan untuk mempertajaman Teknik dan kemampuan.

“Ya, ada waktu tiga minggu, sepulang dari Korsel dan sebelum kita ke Medan, semua hasil latihan disana akan kita terapkan disini seperti menurunkan berat badan, jaga kondisi. Kami tidak khawatir dan yakin semua atlet gulat kami bisa melakukan yang terbaik,” ujarnya menamahkan lagi.

Dalam 15 hari ke depan kata dia, sekitar 10 hari program akan lebih difokuskan kepada peningkatan fisik dan diberi semua pengetahuan teknik yang dipunyai seluruh atletnya.

“Jadi, dengan itu akan dipelajari dan terus diulang, kemudian, kelemahan misalnya, satu kesalahan akan diperbaiki. Lalu teknik andalan, dimana Teknik andalan mereka dipertajam,” katanya menegaskan.

Memang tak sedikit, sepulang dari Korsel beberapa atlet khususnya atlet andalan medali emas PON XI/2024, mengalami gangguan dengan kondisinya dimana saat ini ada dua atlet andalan yang tengah melakukan pemulihan.

“Tapi kami tidak khawatir dengan kondisi atlet. Seperti Kharisma yang sempat cedera sudah berangsur pulih, kecepatan sembuhnya cukup bagus, saya percaya kepada Kharisma karena selama ini sudah diketahui kemampuannya seperti apa, jadi tidak banyak khawatir dan saya yakin hasilnya tetap terbaik,” kata Cho Yong Bae meyakinkan.

Cabang olahraga Gulat PON XXI/2024 akan digelar di Kota Binjai Sumatera Utara mulai 16 – 19 September 2024. Rombongan tim Gulat Jabar sendiri akan bertolak menuju Sumut 12 September 2024.

“15 hari menjelang ke Sumut, akan kita siapkan seratus persen, apalagi jadwal tanding disana berbeda beda. Tidak kurang dari seratus persen akan kita siapkan disini (Bandung). Kami percaya kepada semua atlet tak hanya 100 tapi lebih akan melakukan persiapan. Saya kira selama di Bandung tak ada ada lagi program sparing partner, sudah cukup karena selama hampir sebulan disana (Korsel) setiap hari kita sparing banyak, paling tidak penyesuaian saja. Soal target kami percaya kepada para atlet 120 persen siap,” kata Cho memungkasi. (**Arief N. Kusumaningrat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy