Kontingen Jabar Punya Cara Meraih Gelar Juara Peparnas XVII/2024 Solo

Administrator

05/10/2024

KORDINASI: Para manajer dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Peparnas Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri. (Foto: Arief K/G-sports.id)
KORDINASI: Para manajer dan Chef de Mission (CdM) Kontingen Peparnas Jawa Barat, Katarina Endang Sarwestri. (Foto: Arief K/G-sports.id)

SOLO, G-SPORTS.ID – Banyak cara yang dilakukan kontingen untuk meraih sukses di pentas olahraga multieven Pekan Paralimpiade Nasional XVII/2024 yang akan berlangsung di Solo Raya, 6 – 13 Oktober 2024.

Seperti halnya Kontingen Jawa Barat. Khusus menghadapi Pesta Olahraga Nasional empat tahunan penyandang disabilitas, ini Jabar mengangkat sosok Kepala Kejaksaan Tingggi di daerahnya (Kajati), Katarina Endang Sarwestri sebagai Chef de Mission (CdM).

Bukan mengada-ada. Ternyata, sosok Katarina bukan orang baru di tengah-tengah atlet disabilitas. Katarina pernah sukses membawa atlet disabilitas hingga ke pentas dunia sebagai ibu angkat atlet para bulutangkis Harri Susanto yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum NPCI Jawa Barat.

Dibawah asuhannya, Harri sukses sebagai atlet nasional yang mempersembahkan medali emas di Paraliampiade Tokyo 2021. Terakhir, ia sukses menjadi pelatih atlet para bulutangkis di Paralimpiade Paris 2024.

Karena itu, Katarina paham betul cara memotivasi agar kontingen yang dipimpinnya sukses meraih gelar juara di Peparnas XVII/2024 di Solo Raya. Katarina memang paham strategi apa yang harus dilakukan setelah mendengar langsung berbagai pendapat para manajer cabor.

Karena itu, menjelang pelaksanaan Peparnas yang juga akan digelar di Boyolali, Sukoharjo dan Karang Anyar itu, Katarina mengumpulkan seluruh manajer cabang olahraga (cabor) untuk bertatap muka di salah satu tempat di Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah, Jumat malam (4/10/2024).

“Dari tim pemenangan, saya yakin target juara umum bisa kita raih. Jadi, intinya semua permasalahan yang dikeluhkan para manajer yang menyangkut apa saja baik transportasi, hotel yang kurang nyaman dan kelengkapan alat bertanding akan segera diatasi. Jadi para atlet tetaplah fokus bertanding. Kita maksimalkan kemampuan atlet,” pesan Katarina sesaat setelah tatap muka dengan para manajer itu selesai.

Ia pun memastikan, semuanya aman dan kondusif termasuk kondisi terkini atlet setelah mendengar penjelasan dari tim medis NPCI Jabar bahwa kondisi atlet Kontingen Jabar dalam kondisi prima. Karena itu, menurutnya, berbagai kendala yang dilontarkan para manajer siap diatasi agar tidak mengganggu konsentrasi atletnya yang akan bertanding.

Katarina mengaku tenang karena seluruh permasalahan bukan hal teknis melainkan non teknis yang sejatinya dapat teratasi.

“Pesan saya, untuk para atlet harus tetap semangat, disiplin dan optimalkan kemampuannya untuk Jabar Juara. Nanti, saya akan mengunjungi semua atlet yang bertanding,” katanya menegaskan.

Ketua NPCI Jawa Barat, Harri Susanto, mengaku terharu mendengar paparan sang ibu angkatnya itu. Maklum, kata Harri, semua paparannya mengandung makna yang pernah dirasakan saat menjadi atlet.

“Sangat terharu, beliau begitu all out, saya punya pengalaman bersama Ibu Kejati yang pernah menjadi Ibu Angkat saya pada tahun 2018 di cabor bulutangkis. Mudah-mudahan kehadiran Ibu Kejati sebagai CdM di Kontingen kami, Peparnas tahun ini bisa milik NPCI Jabar, juara bersama Ibu Katarina sudah biasa, ” ujar Harri menuturkan. (Arief K/g-sports.id)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy