Porprov IX Jatim 2025 : Kota Surabaya Terbaik, Kota Malang Gagal Penuhi Target Juara Umum

Noval Lutfianto

05/07/2025

TUNTAS : Porprov IX Jatim 2025 Malang Raya resmi ditutup di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (05/07/2025) malam. (grafis : menk karmawan/g-sports.id)

MALANG, G-SPORTS.ID – “Kita telah mengakhiri sekaligus menutup seluruh rangkai pertandingkan Porprov IX Jatim 2025 Malang Raya. Tentu saja, munti-event ini secara keseluruhan telah berjalan lancer dan baik,” ujar Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dalam kata sambutannya.

Tuntas sudah rangkaian seluruh penyelenggaraan Pekan Olah Raga Provinsi IX Jawa Timur 2025 (Porprov IX Jatim 2025) di Malang Raya. Closing ceremony multi-event dwitahunan itu resmi ditutup, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (05/07/2025) malam.

Stadion yang pernah mendunia karena terjadinya Tragedi Kanjuruhan, Sabtu (01/10/2022) malam silam merenggut 135 korban jiwa. Emil Dardak hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Mempertandingkan 63 cabang olah raga (cabor) dan 86 disiplin serta dua cabor ekshibisi. Provinsi IX Jatim 2025 diikuti 22.283 peserta, terdiri dari 16.606 atlet, 4.495 ofisial cabor, dan 1.182 ofisial kontingen.

Klasemen Medali akhir, Kontingen Kota Surabaya untuk kesembilan kali beruntun meraih gelar juara umum. Mengoleksi 195 medali emas, 127 perak, 134 perunggu, dan poin 1.168.

Posisi kedua diduduki tuan rumah Kota Malang dengan 132 emas, 124 perak, 116 perunggu, dan poin 892. Kontingen tuan rumah ini juga gagal memenuhi target Walikota Malang H Wahyu Hidayat menyaber gelar juara umum.

Ketiga Kabupaten Sidoarjo 87 emas, 86 perak, 117, dan poin 636. Tua rumah lainnya, Kabupaten Malang menghuni posisi keempat 59 emas, 52 perak, 83 perunggu, dan nilai 423.

Urutan kelima Kota Kediri meraih 66 medali emas, 53 perak, dan 50 perunggu,serta poin 420 dan posisi keenam Kabupaten Gresik 40 emas, 37 perak, 52 perunggu, dan nilai 286. Sedangkan Kota Batu yang juga tuan rumah, meraup 32 emas, 38 perak, 39 perunggu, dan nilai 243 ada di peringkat ketujuh.

“Kami sangat mengapresiasi semua hiburan dan pertunjukkan lainnya pada closing ceremony, begitupun tari kolosal. Semoga kedepan mereka meraih prestasi yang lebih baik lagi di level nasional, bahkan internasional. Semangat dan optimis harus kita miliki,” imbuh Emil Dardak.

Closing ceremony diawali dengan penampilan Arcapada Group Band,
band yang dibentuk oleh sekelompok siswa SMAN 1 Sidoarjo pada tahun 1994. Disusul pemutaran video promosi wisata dan hasil bumi Kabupaten Malang.

Giliran pedangdut asal Bangil, Kabupaten Pasuruan, Najwa Camila Tasya atau lebih dikenal dengan nama Tasya Rosmala. Mendendangkan beberapa lagu dangdut, termasuk jingle Porprov Jatim yang diciptakan Gubenur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

“Atas nama seluruh masyarakat Kabupaten Malang dan Pemkab Malang, sebagai salah satu tuan rumah, saya menyampaikan terima kasih. Baik kepada kontingen cabor dari kota dan kabupaten se Jawa Timur maupun peserta dna ofisial lainnya,”ucap Bupati Malang, HM Sanusi.

“Yang telah datang ke Malang Raya, sehingga, dapat mengembangkan perekonomian di Malang Raya, khususnya Kabupaten Malang. Sekali lagi, atas nama pemerintah Kabupaten Malang mohon maaf bila penyambutan ada yang kurang berkenan,” tandasnya.

Acara penutupan kian mengundang decak kagum, saat 3.000 penari tampil diatas lapangan hijau. Menyuguhkan Tari Bapang, menggambarkan tokoh Bapang, seorang ksatria gagah berani, eksentrik, juga sifat sombong. Merupakan bagian dari Tari Topeng Malang-an yang dinamis dengan epik karakter kepahlawanan.

Suasana closing ceremony kian semarak saat memunculkan seni Hadrah (rodat) Ishari (Ikatan Seni Hadrah Indonesia) yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Merupakan salah satu kesenian tradisi di kalangan umat Islam.

Tercatat 1.100 santri pembawa hadrah ishari berbaris seperti halnya barisan sholat. Menggerakan badan naik turun hingga ke kanan dan ke kiri sebagai realisasi cinta kepada Sang Pencipta. Acara kian colorful, ketika kembang api mengudara di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang.

“Harapan kami, agar seluruh atlet untuk terus giat berlatih agar mampu lebih berprestasi tiggi, di level nasional dan internasional. Selamat kepada atlet berprestasi. Dan bagi yang belum berprestasi terus berlatih dan berjuang,” ujar Ketum KONI Jawa Timur, Muhammad Nabil.

“Peroleh medali emas di Porprov IX Jatim 2025 Malang Raya kali ini, tidak didominasi oleh satu atau dua kota kabupaten, tapi merata dapat emas semua kontingen daerah. Sampai berjumpa di Porprov X Jatim 2027 di Kota Surabaya.”.

Porprov IX Jawa Timur 2025 sendiri digelar dengan Malang Raya sebagai tuan rumah bersama, Yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Tercatat 30 cabor dilangsungkan di Kota Malang. Kemudian sisanya 20 cabor di Kabupaten Malang, dan 12 cabor di Kota Batu.

Masing-masing tuan rumah menampilkan maskot tersendiri. Kota Malang dengan Sima (Singa Malang), Kabupaten Malang usung Cak Jo (Cucak Ijo), dan Kota Batu memboyong Saeba (Nisaetus Bartelsi atau Elang “Putih” Jawa).

Porprov Jatim IX 2025 Malang Raya
28 Juni-05 Juli 2025

Klasemen Akhir Medali (emas, perak, perunggu, poin)
1. KOTA SURABAYA 195 127 134 1.168
2. KOTA MALANG 132 124 116 892 •
3. KAB SIDOARJO 87 86 116 636
4. KAB MALANG 59 52 83 423 •
5. KOTA KEDIRI 66 53 50 420
6. KAB GRESIK 40 37 52 286
7. KOTA BATU 32 38 39 243 •
8. KAB PASURUAN 30 35 38 228
9. KOTA MOJOKERTO 30 28 36 212
10. KAB BANGKALAN 24 36 28 196
11. KAB KEDIRI 24 22 45 185
12. KAB MOJOKERTO 18 30 44 176
13. KAB JOMBANG 21 21 39 165
14. KAB BLITAR 19 22 43 163
15. KAB BANYUWANGI 12 28 46 150
16. KAB TUBAN 13 26 43 147
17. KAB LUMAJANG 23 10 34 146
18. KAB BOJONEGORO 18 20 30 142
19. KAB PROBOLINGGO 18 16 18 122
20. KAB JEMBER 11 17 40 118
21. KAB LAMONGAN 10 14 36 104
22. KAB NGAWI 10 17 29 103
23. KOTA MADIUN 9 17 29 99
24. KAB PAMEKASAN 12 10 19 87
25. KAB TULUNGAGUNG 9 14 23 87
26. KAB PONOROGO 9 11 18 76
27. KAB SAMPANG 11 7 16 74
28. KOTA BLITAR 8 13 16 74
29. KAB PACITAN 11 9 7 69
30. KOTA PROBOLINGGO 5 12 21 65
31. KAB SUMENEP 6 10 15 59
32. KOTA PASURUAN 6 6 22 58
33. KAB NGANJUK 8 5 11 53
34. KAB SITUBONDO 7 7 9 51
35. KAB MADIUN 5 9 13 51
36. KAB MAGETAN 5 8 10 46
37. KAB BONDOWOSO 3 4 7 27
38. KAB TRENGGALEK 3 3 4 22
• TOTAL MEDALI : 1.009 emas, 1.004 perak, 1.379 perunggu

Keterangan
• Tuan rumah bersama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer

Berita Terkait

PSF Academy