JAKARTA, G-SPORTS.ID – Sela heda panjang kompetisi Indonesian Pro Futsal League 2025/2026 (PFL), gebrakan baru dilakukan Federasi Futsal Indonesia (FFI) lewat operator Kompetisi Futsal Indonesia (KFI).
KFI resmi memasuki babak baru dalam industrialisasi futsal nasional. Sekaligus mengumumkan bergabungnya José Tirado. Salah satu figur paling berpengaruh di dunia futsal, sebagai Strategic Advisor dan anggota Global Committee KFI.
Langkah monumental tersebut, tercetus dalam sesi acara maklumat kerjasama, di MNC Conference Hall, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (09/02/2026) siang. Dihadiri Michael Victor Sianipar (Ketua Umum FFI), Jose Tirado (Presiden Mallorca Palma Futsal), dan Héctor Souto Vázquez (Pelatih Timnas Putra Futsal Indonesia dan Direktur Teknik FFI), serta Rorian Pratyaksa (Direktur Utama KFI).
Ini merupakan tindak lanjut konkret dari kunjungan Ketua Umum FFI ke Spanyol beberapa bulan lalu. Kunjungan tersebut membuka gerbang diplomasi olahraga, yang kini terealisasi melalui kehadiran Tirado untuk
mengakselerasi visi futsal Indonesia—tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga maju sebagai industri profesional.
José Tirado Sarat Reputasi Level Dunia
José Tirado bukanlah nama sembarangan. Sebagai eksekutif kunci di balik kesuksesan Mallorca Palma Futsal.
Dia membawa klub elite Eropa tersebut mencetak sejarah menjuarai UEFA Futsal Champions League tiga kali berturut-turut (2023, 2024, dan 2025). Tangan dinginnya dalam membangun manajemen klub yang modern dan berkelanjutan membuatnya dinobatkan sebagai Executive of the Year sebanyak tiga kali oleh media futsal terkemuka, Mundo do Futsal.
Misi José Tirado di Indonesia
Dalam peran barunya, José Tirado akan membawa perspektif global untuk merombak standar futsal tanah air. Fokus utamanya mencakup ; modernisasi pengelolaan liga, peningkatan profesionalisme klub ; dan pengembangan kurikulum pemain dan pelatih.
Dalam hal penguatan manajemen kompetisi (ekosistem liga), KFI juga akan berkolaborasi langsung dengan manajemen Mallorca Palma Futsal untuk transfer pengetahuan (knowledge transfer), memastikan sistem di Indonesia selaras dengan best practice level Eropa.
Direktur Utama KFI, Rorian Pratyaksa, menegaskan bahwa ini adalah strategi jangka panjang.
“Kehadiran José Tirado adalah bagian dari roadmap besar kami membangun industri futsal. Ini bukan langkah instan, melainkan proses
berkelanjutan untuk menaikkan standar liga dan klub. Ini adalah bukti nyata bahwa pintu kolaborasi global untuk futsal Indonesia telah terbuka lebar,” ujar Rorian.
Salah satu terobosan terbesar yang sedang diupayakan KFI bersama José Tirado adalah melobi slot resmi bagi Juara Pro Futsal League (PFL) untuk berlaga di Copa Intercontinental de Futsal, turnamen antarklub paling prestisius di dunia. Diskusi intensif dengan komite penyelenggara tengah berlangsung.
Selama berada di Indonesia, José Tirado dijadwalkan untuk melakukan serangkaian agenda penting dialog strategis dengan FFI, KFI, pemilik klub, dan komunitas futsal. Agenda meliputi arahan strategis, detail kerja sama, dan pandangan teknis pengembangan pemain/pelatih.
Juga menghadiri Final AFC Futsal Asian Cup 2026, dan meninjau Futsal Nation Cup 2026 di Pontianak. Kunjungan ini menjadi fondasi utama transformasi menuju musim Pro Futsal League 2026/207 yang lebih kompetitif, bernilai tinggi, dan diakui dunia.
